Kamis, 15 November 2018
PENGENALAN CISCO PAKET TRACER DAN MEMBUAT JARINGAN SEDERHANA
1. Masukkan 2 router, 2 switch, 2 server, 2 Laptop, 6 PC.
2. Sambungkan router dengan router menggunakan kabel cross, router dengan switch menggunakan kabel straight, switch dengan server menggunakan kabel straight, switch ke PC/Laptop menggunakan kabel straight
3. Klik config pada router lalu pilih FastEthernet0/0 danFastEthernet0/1 lalu nyalakan atau klik on pada port status. Lakukan pada kedua buah router. Dan simulasi jaringan sederhanaberhasil dilakukan
4. Semua jaringan telah berhasil terhubung
Rabu, 07 November 2018
IMPLEMENTASI LAN
Pengertian LAN atau Local Area Network adalah suatu
perangkat jaringan yang menghubungan komputer yang satu dengan komputer
lainnya dengan menggunakan kabel dan router sebagai penyambungnya.
Secara umum jaringan komputer terdiri atas beberapa jenis :
Æ’
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer.
Æ’
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan.
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua.
Æ’
Internet adalah sekumpulan saling jaringan yang terinterkoneksi.
Æ’
Wireless (Jaringan tanpa kabel), jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komukasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel.
Peralatan Jaringan LAN:
Kabel UTP
Æ’
RJ45
Æ’
Switch/Hub : untuk memecah jaringan
Æ’
LAN Tester : untuk testing kabel LAN
Æ’
Crimping Tool
Tipe Kabel LAN:
Straight
Putih Orange
Orange
Putih Hijau
Bitu
Putih Biru
Hijau
Putih Coklat
Coklat
Cross
Putih Hijau
Hijau
Putih Orange
Bitu
Putih Biru
Orange
Putih Coklat
Coklat
IP Address :
IP address adalah alamat identifikasi komputer/host yang berada didalam jaringan.
Æ’
Setiap komputer/host memiliki IP address yang unik sehingga dua komputer/host yang berbeda tidak boleh memiliki IP address yang sama dalam satu jaringan.
Kelas A : IP address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host sangat besar.
Æ’
Kelas B : IP address kelas B digunakan untuk jaringan dengan jumlah host tidak terlalu besar.
Æ’
Kelas C : IP address kelas C digunakan untuk jaringan berukuran kecil. Kelas C biasanya digunakan untuk jaringan LAN.
Æ’
Kelas IP address lainnya adalah D dan E, digunakan untuk IP multicasting dan untuk eksperimental.
Langkah-langkah pemasangan Kabel Lan:
1. Buat pengkabelan straight dengan salah satu ujung kabel
UTP, kemudian masukkan ke dalam konektor RJ45. Setelah itu, masukkan konektor
RJ45 yang sudah dimasukkan kabel UTP dengan pengkabelan straight tersebut ke
crimping tool untuk dikunci agar kabel menyatu dan tidak lepas dari konektor.
(STRAIGHT)
(CROSS)
2. Buat pengkabelan cross dengan salah satu ujung kabel UTP
lainnya, kemudian lakukan langkah yang sama seperti pengkabelan straight
sebelumnya.
3. Pasang kabel UTP ke LAN Tester untuk mengetahui apakah
urutan kabel sudah benar atau tidak, sesuai dengan lampu yang menyala pada LAN
Tester.
(TESTER CROSS)
(TESTER STRAIGHT)
4. Pasang masing-masing konektor ke laptop/komputer untuk
mengoneksikan dua buah laptop/komputer.
5. Matikan firewall pada laptop.
6. Buka network and sharing center, klik ethernet 5.
7. Pilih properties
8.
Pilih
Internet protcol Version 4 (TCP/Ipv4), kemudian klik properties
9. Masukkan IP address pada masing-masing komputer.
10. Cek apakah kedua buah laptop sudah terkoneksi atau belum
dengan cara, buka command prompt, kemudian ketik ping dan dialnjutkan dengan IP
address komputer yang ingin dikoneksikan dengan laptop/komputer kita.
Rabu, 27 September 2017
Memahami operator And dan Or di C#
Memahami operator And dan Or di C#
Pada waktu kita melakukan pemrograman dalam bahasa C# kita pasti menggunakan operator AND dan juga OR. Kita juga pasti sering menggunakan double AND dan double OR. Sebenarnya apakah boleh kita menulis single AND atau single OR saja ?
Marilah kita melihat penjelasan berikut ini
- Operator &
Operator & ini disebut AND.
Pada operator & ini jika semua kondisi true maka hasilnya true, jika salah satu false maka hasilnya false.
Pada operator & ini semua diievaluasi, misal a & b & c.
Jika a false, meskipun pasti hasilnya false tetapi yang lain yaitu b dan c harus dievaluasi.
- Operator |
Operator ini disebut operator OR.
Operator OR ini jika salah satu true maka hasilnya true, jika semua false maka hasilnya false.
Pada operator | ini semua dievaluasi, misal a | b | c .
Di sini minimal satu harus true.
Jika a true, meskipun hasilnya pasti benar, b dan c harus tetap dievaluasi.
- Operator &&
Operator && ini disebut AND with short circuit, dalam arti jika sudah tahu pasti hasilnya maka tidak perlu evaluasi yang lain.
Misal a && b && c, jika a false sudah pasti hasilnya fase jadi yang lain tidak dievaluasi dan langsung memberikan nilai false.
Jadi dalam operator && ini tentu akan mempercepat eksekusi program karena tidak semua dievaluasi.
- Operator ||
Operator || ini disebut OR with sort circuit dalam arti jika hasilnya jelas maka yang lain tidak dievaluasi, misal a || b || c .
Jika a true, maka tentu hasilnya true yang lain tidak dievaluasi dan langsung memberikan nilai true.
Diasumsikan x dan y merupakan variable boolean x = true dan y = false.
| Operator | Keterangan | Contoh |
|---|---|---|
| && | Merupakan operator logika AND (dan). Jika kedua pernyataan yang dibandingkan bernilai benar maka hasil akhir True. | (A && B) hasilnya false. |
| || | Merupakan operator logika OR (atau). Jika salah satu nilai pembanding bernilai benar maka hasil akhir True. | (A || B) hasilnya true. |
| ! | Merupakan operator logika NOT (bukan). Digunakan untuk membalikan hasil nilai akhir. Jika True maka False jika False maka True. | !(A && B) hasilnya true. |
untuk lebih jelas lihat table kebenaran
| A | B | A & B | A | B | !A | A ^ B |
| false | true | false | true | true | true |
| false | false | false | false | true | false |
| true | true | true | true | false | false |
| true | false | false | true | false | true |
Secara umum kita banyak menggunakan && dan || karena akan mempercepat eksekusi program kita. Tetapi ada kalanya memang diperlukan untuk mengevaluasi semuanya karena ada yang pelu dikerjakan misal
hitunguntung(a) & hitunguntung(b) & hitunguntung(c) , di sini selain hasilnya kita juga memerlukan penghitungan masing-masing function. Dengan demikan apakah mau menggunakan & atau && kemudian | atau || tergantung kebutuhan aplikasi kita.
Minggu, 07 Mei 2017
PEMROGRAMAN MIKRO
Pemrograman mikro adalah proses penerjemahan dan eksekusi dari setiap instruksi proses menjadi urutan instruksi yang lebih kecil mikro. Ini untuk mengatakan bahwa mikro-program adalah proses penulisan kode mikro untuk prosesor-mikro. Ini mendefinisikan fungsi prosesor mikro sambil mengeksekusi instruksi mesin bahasa juga di kenal sebagai mikro-coding. Micro-Kode atau mikro-Program di kembangkan sebagai instruksi set CPU. Dengan demikian insinyur desain CPU menulis mikro program untuk mengimplementasikan set instruksi mesin. Dalam proses pengembangan produk perangkat lunak, ini kode mikro dapat di tulis atau di ubah beberapa kali bahkan selama tahap desain nanti. Fleksibilitas seperti di affords mikro program besar kebebasan untuk merancang insinyur untuk mengubah dan atau dating dengan set instruksi yang lebih kompleks dan dengan demikian sebagi besar memfasilitasi desain CPU fleksibel pada beberapa computer, mikro kode yang disimpan dalam ROM dan karenannya tidak dapat di modifikasikan tapi computer yang lebih besar, mereka disimpan dalam EPROM dan dengan demikian dapat di gantikan dengan versi segar atau yang lebih baru.
Instruksi-mikro merupakan operasi primitif tingkat rendah yang bertindak secara langsung pada sirkuit logika suatu komputer. Mereka memerinci fungsi-fungsi (sinyal-sinyal) seperti berikut :
1. Membuka/menutup suatu gerbang (gate) dari sebuah register ke sebuah BUS.
2. Mengirim data sepanjang sebuah BUS.
3. Memberi inisial sinyal-sinyal kendali seperti READ, WRITE, SHIFT, CLEAR dan SET.
4. Mengirimkan sinyal-sinyal waktu.
5. Menunggu sejumlah periode waktu tertentu.
6. Menguji bit-bit tertentu dalam sebuah register.
Ada dua pendekatan pokok bagi perancangan sebuah CLU yaitu: rancangan hard-wire (atau logika acak) dan rancangan microprogrammed. Pada pendekatan hard-wired sejumlah gerbang (gate), counter, dan register saling dihubungkan untuk menghasilkan sinyal-sinyal kendali, setiap rancangan memerlukan piranti logika dan hubungan yang berbeda-beda. Pada pendekatan microprogrammed untuk setiap instruksi-mikro disebut sebagai sebuah program-mikro, untuk setiap instruksi-mikro dan disimpan dalam sebuah memori kendali (biasanya ROM) dalam CLU. Kemudian waktu yang diperlukan dan kendali dihasilkan dengan menjalankan suatu program-mikro untuk masing-masing instruksi-makro.
Pemrograman mikro menawarkan
suatu pendekatan yang lebih terstruktur untuk merancang unit kendali logika
(CLU) dibandingkan dengan kendali hard-wired. Rancangan pemrograman mikro
relatif mudah diubah-ubah dan dibetulkan,menawarkan kemampuan diagnostik yang
lebih baik dan lebih dapat diandalkan daripada rancangan hard-wired. Karena
waktu akses memori kendali ROM menentukan kecepatan operasi CLU maka kendali
microprogrammed mungkin menghasilkan CLU yang lebih lambat dibandingkan dengan
kendali hard-wired.Alasannya adalah bahwa waktu yang diperlukan untuk
menjalankan suatu instruksi-mikro juga harus mencakup waktu akses ROM.
Sebaliknya, suatu keterlambatan dalam CLU hard-wired hanya mungkin disebabkan
oleh keterlambatan waktu penyebaran melalui perangkat keras, yang relatif
sangat kecil. Bagaimanapun juga, ilmu ekonomi kelihatannya lebih menyukai
kendali hard-wired hanya jika sistem itu tidak terlalu kompleks dan hanya
memerlukan beberapa operasi kendali.
1. Organisasi
CLU Microprogrammed
Instruksi di-fetch kedalam IR dan pengendali mikro menjalankan
program mikro yang bersesuaian. Address awal program mikro di-load kedalam
CAR(Control Address Register) kemudian memori control mentransfer instruksi
mikro pertama ke dalam CBR(Control Buffer Register).
Dengan memfetch sebuah instruksi mikro dari memori kontrol berarti
kita menyatakan sebuah siklus mikro,yaitu waktu di mana instruksi mikro
didecode untuk menghasilkan sinyal kendali yang diperlukan untuk
menjalankannya. CAR secara normal bertambah 1 pada tiap-tiap pulsa sehingga
dapat mengalamati instruksi mikro berikutnya secara berurutan. Namun,
perhatikan bahwa rangkaian tersebut dapat diubah oleh kondisi-kondisi yang
terjadi di dalam atau di luar CLU, yang mungkin menyebabkan pengendali mikro
meningkatkan CAR lebih dari 1. Jika ada operand yang diperlukan untuk suatu
instruksi tertentu maka informasi address dalam IR di-decode untuk melengkapi
lokasi operand.
Dalam microprogrammmed control
terdapat dua jenis format instruksi, yaitu secara :
a. Horizontal
Satu bit diberikan untuk setiap sinyal logika yang dihasilkan oleh
instruksi mikro.Jenis implementasi dimana signal kontrol di kode ke dalam pada
bit , kemudian digunakan setelah dikode.
b. Vertikal
Hanya satu operasi mikro yang dipanggil pada suatu waktu. Control
dimana setiap bit control mengatur 1 operasi gate atau mesin.
2. Komponen-Komponen Pokok Control Unit
Microprogrammed
a. Instruction
Register untuk menyimpan instruksi register mesin yang dijalankan.
b. Control
Store berisi microprogrammed
1) Untuk
semua instruksi mesin.
2) Untuk
startup mesin.
3) Untuk
memprosesan interupt
c. Address
Computing Circuiting untuk menentukan alamat Control Store dari mikroinstruksi
berikutnya yang akan dijalankan.
d. Microprogrammed
Counter untuk menyimpan alamat dari mikroinstruksi berikutnya.
e. Microinstruction
Buffer untuk menyimpan mikroinstruksi tersebut selama dieksekusi.
f. Microinstruction Decoder untuk menghasilkan
dan mengeluarkan mikroorder yang didasarkan pada mikroinstruksi dan
opcode instruksi yang akan dijalankan
3. Peralatan
pendukung microprogrammmed control adalah :
a. Assembler Mikro
b. Formatter
c. Sistem Pengembangan
d. Simulator Perangkat Keras
Operasi Mikro
Unit kendali logika ( Control Logic Unit ) bertugas untuk mengatur seluruh aktifitas perangkat keras di dalam komputer.
CLU bertugas untuk :
1. Memfetch suatu instruksi dari memori
2. Memberi kode pada instruksi untuk menentukan operasi mana yang akan dilaksanakan
3. Menentukan sumber dan tujuan data di dalam perpindahan data
4. Mengeksekusi operasi yang dilakukan
Konsep Pemrosesan Pipeline
Unit kendali logika ( Control Logic Unit ) bertugas untuk mengatur seluruh aktifitas perangkat keras di dalam komputer.
CLU bertugas untuk :
1. Memfetch suatu instruksi dari memori
2. Memberi kode pada instruksi untuk menentukan operasi mana yang akan dilaksanakan
3. Menentukan sumber dan tujuan data di dalam perpindahan data
4. Mengeksekusi operasi yang dilakukan
Setelah
menginterpretasi kode biner suatu instruksi, CLU menghasilkan serangkaian
perintah kendali, yang disebut sebagai instruksi mikro (microinstruction ) atau
operasi mikro. Instruksi mikro merupakan operasi primitif tingkat rendah
yang bertindak secara langsung pada sirkuit logika suatu komputer dan mengatur
fungsi-fungsi sebagai berikut :
1. Membuka/menutup suatu gerbang ( gate ) dari sebuah
register ke sebuah bus
2.
Mentransfer
data sepanjang bus
3.
Memberi
inisial sinyal-sinyal kendali seperti READ, WRITE, SHIFT, CLEAR dan SET
4.
Mengirimkan
sinyal-sinyal waktu
5.
Menunggu
sejumlah periode waktu tertentu
6. Menguji bit-bit tertentu dalam sebuah register
Microprogrammed
Control
Dibentuk serangkaian
instruksi mikro ( program mikro ) yang disimpan dalam sebuah memori
kendali ( biasanya sebuah ROM ) dalam CLU. Waktu yang diperlukan
dan sinyal kendali yang dihasilkan didapat dengan
menjalankan suatu program mikro
Microinstruction
decoder menghasilkan dan mengeluarkan mikroorder yang di dasarkan pada
mikrointruksi dan op code intruksi yang akan di jalankan .yang terakhir
sequncer menyinkronkan aktivitas dari komponen unit kontrol.squencer adalah
bagian inti (jantung) dari unit control.dia mempunyai dua mode operasi yang
berbeda yaitu :
a.
Operasi
biasa
Selama operasi biasa
(ordinary operation ),squencer menghasilkan signal kontrol yang mengatur
unit kontrol
b.
Start
up mesin
Selama start up mesin
,unit kontrol memunculkan dan menandai berbagai macam register
Keuntungan
Pemrograman Mikro
· Rancangan
microprogrammed relative mudah diubah-ubah dan dibetulkan
· Menyediakan
kemampuan diagnostic yang lebih baik dan lebih dapat diandalkan daripada
rancangan hard-wired
· Utilisasi
memori utama dalam computer microprogrammed biasanya lebih baik Karena
perangkat lunak yang seharusnya menggunakan ruang memori utama justru
ditempatkan pada memori kendali
· Pengembangan
ROM lebih lanjut(dalam kaitan dengan harga dan waktu akses) secara lebih jauh
justru menguatkan posisi dominant pemrograman mikro, salah satunya dengan
menyertakan unit memori ketiga disebut sebagai nano-memory (tambahan bagi
memori utama dan memori kendali). Dalam mengerjakan hal ini, mungkin terjadi
pertukaran (trade-off) yang menarik antara pemrograman mikro horisontal dan
vertikal
Pipeline
melaksanakan sebuah intruksi secara bertahap. dengan membagi sebuah pekerjaan
menjadi beberapa tahapan proses atau langkah-langkah yang lebih sederhana.
Setiap operasi dikerjakan oleh sebuah elemen pemrosesan. Waktu yang menggunakan
pemrosesan Pipeline efisien karena dapat melaksanakan beberapa instruksi secara
bersamaan.
Konsep Pemrosesan Parallel
Tujuan
utama dari pemrosesan parallel adalah meningkatkan performa komputasi. Semakin
banyak proses yang dilakukan bersamaan (waktu yang sama), semakin sedikit waktu
yang dipakai. Pemrosesan parallel teknik dengan memanfaatkan beberapa komputer
secara bersamaan. Untuk melakukan aneka jenis komputasi paralel ini diperlukan
infrastruktur mesin paralel yang terdiri dari banyak komputer yang dihubungkan
dengan jaringan dan mampu bekerja secara paralel untuk menyelesaikan satu
masalah. Untuk itu diperlukan aneka perangkat lunak pendukung yang biasa
disebut sebagai middleware yang berperan untuk mengatur distribusi pekerjaan
antar node dalam satu mesin paralel. Selanjutnya pemakai harus membuat
pemrograman paralel untuk merealisasikan komputasi.

























Sumber :
http://catatantugasbelajar.blogspot.co.id/2016/06/mengenal-pemrograman-mikro-komputer.html
http://syaukics15.blogspot.co.id/2016/06/pemrograman-mikro.html
http://keranjangcoding.blogspot.co.id/2017/05/apa-itu-pemrograman-mikro.html
http://priohimawan.blogspot.co.id/2014/01/pemrograman-mikro.html